Kitakini.news - Reza Rahadian selaku Komite
FFI 2021-2023 menjawab adanya isu mengenai transpuan yang didaulat sebagai kategori
Pemeran Utama Terbaik di ajang
Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) (2023).
Aktor Tanah Air ini menjelaskan seperti apa prosedur yang dilakukan di Komite FFI jelang perhelatan FFI. Nama-nama aktor dan aktris yang diusung bukanlah ditentukan oleh pihaknya untuk masuk dalam kategori di FFI, namun itu merupakan rekomendasi dari produser film yang mendaftarkan nama aktris dan aktornya ke komite FFI.
Diketahui transpuan yang dimaksud adalah Asha Smara Darra, sebelumnya bernama Oscar Lawalata, secara hukum Oscar telah mendapatkan pengesahan diri sebagai seorang perempuan.
"Soal Asha, seorang transpuan, kami di komite itu selalu mendapatkan daftar aktor (dan) aktris, baik pendukung maupun utama, itu melalui penuh keputusan produser. Jadi, keputusan itu adanya bukan di komite, tapi produser yang mendaftarkan," ungkap Reza Rahadian dalam gelaran konferensi pers Piala Citra FFI 2023, dilansir dari YouTube FFI, Jumat (3/11/2023).
Lebih lanjut Reza memberikan contoh. Misalnya dia bermain dalam sebuah film, dimana perannya mungkin cukup banyak di film itu. Lalu produser berpikir untuk mendaftarkan namanya untuk kategori pemeran pendukung.
"Jadi dengan kata lain itu merupakan hak dari produser film, dan terserah kepada produser untuk mendaftarkan aktor atau aktris yang bermain di filmnya untuk kategori pemeran apa," tambah Reza.
Pihak komite FFI hanya menyebarkan formulir kepada para produser film. "Jadi, kami hanya memberikan form, diisi oleh produser nama aktor-aktor, aktris-aktris yang ada di film itu, mau didaftarkan di wilayah kategori yang mana," jelasnya.