Kitakini.news -
Labuhan Haji di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, selama ini dikenal kecantikan pantainya. Sayang, akhir-akhir ini malah muncul
warung mesum.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (10/5/2025), warung-warungmesum ini beroperasi pada malam hari di kawasan pantai Labuhan Haji.
Warung di pantai itu menyediakan kamar-kamar atau bilik sehingga kerap digunakan pengunjung untuk berbuat mesum bersama pasangannya.
Tak pelak, pemerintah setempat gerah, gerakan untuk menutup warung yang bisa menghancurkan imej Labuhan Haji itu.
"Kami banyak menerima laporan dari masyarakat," kata Camat Labuhan Haji, Baiq Lian Krisna Yutarti.
"Sejumlah warung di Labuhan Haji ini banyak yang menjual miras tradisional jenis tuak secara ilegal, begitu juga dengan minuman alkohol, padahal sebelumnya sudah sering kami lakukan razia bersama Satpol PP," tambahnya.
Lian juga mengungkapkan para pedagang nakal juga sengaja menyediakan bilik yang minim cahaya untuk pengunjung berbuat tidak senonoh dengan pasangan bukan muhrimnya.
"Kepada pedagang yang masih menyediakan bilik dan membuat sekat-sekat supaya itu dibongkar, karena ketika kami melakukan razia seringkali menemui pasangan muda-mudi yang berbuat hal-hal yang tidak sewajarnya," beber Lian.
Yang jelas, menurut Lian, meski penertiban dan razia sebenarnya sering dilakukan oleh aparat.
"Kami sudah beberapa kali membongkar penutup bilik-bilik milik para pedagang. Namun, selang beberapa waktu dibuat kembali seperti semula," terang Lian.
Apalagi, menurut dia, masyarakat sekitar banyak yang mengeluhkan keberadaan warung-warung tersebut. Sebab, mereka menyediakan fasilitas karaoke yang suaranya mengganggu sepanjang malam hingga subuh.
"Para pengunjung kadang dibiarkan karaoke sampai jam 3 pagi, kami tegaskan mulai sekarang dibatasi hanya sampai jam 12 malam," tegas Lian.