Kitakini.news - Festival
Pacu Jalur di Tepian Narosa, Kuantan Singingi (Kuansing), juga dimeriahkan dengan kehadiran beragam kuliner daerah, salah satunya adalah galamai.
Melansir berbagai sumber, Kamis (21/8/2025), galamai adalah makanan tradisional Kuansing yang selalu menjadi primadona setiap perhelatan besar.
Galamai ini sekilas mirip dodol atau jenang. Bahan yang diperlukan dalam membuat galamai, antara lain tepung ketan, gula merah, dan kelapa.
Pengolahannya, kelapa diambil santannya lalu dimasak dengan gula dan tepung sambil terus diaduk. Masak sampai mengental.
Sebagai informasi, dahulu galamai disuguhkan hanya pada perayaan saja. Yang unik dari kuliner ini adalah cara menghidangkannya, yakni jika disuguhkan kepada para ninik mamak, diletakkan di atas dulangtinggi (dulang berkaki).
Galamai melambangkan penghulu dalam suku, orang bijaksana yang berhati lapang dan beralam luas.
Ibarat galamai yang lembut tetapi apabila ditarik maka ia akan berketerusan, tidak putus begitu saja.
Kini, galamai masih cukup banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari warga Kuansing.
Itulah sebab, ketika ada momen Festival Pacu Jalur, di sepanjang kawasan Tepian Narosa, tampak pedagang galamai berjajar rapi dengan lapak sederhana.
Aneka olahan dibungkus dengan daun pisang hingga anyaman daun kelapa, menambah daya tarik tradisional sekaligus menjaga cita rasa khasnya.