Kitakini.news - Siapa yang tidak kenal dengan durian, apalagi warga Medan sekitarnya. Saking terkenalnya,
olahan dari buah ini pun sudah familiar.
Olahan buah berjuluk king of fruits ini bahkan sudah demikian nyata, sebut sajadodol durian, pancake, dan sebagainya.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (21/2/2026), ragam olahan durian juga muncul dalam makanan dan minuman, jadi tidak sekadar jajanan saja.
Berikut ragam olahan durian dari berbagai negara di Asia Tenggara:
1. Indonesia
Namanya, tempoyak. Olahan durian ini merupakan hasil fermentasi daging durian mentah yang dicampur dengan garam.
Tempoyak populer di daerah Sumatera dan Kalimantan, khususnya yang berhubungan dengan etnis Melayu.
Proses fermentasi menghasilkan tekstur creamy dengan rasa asam yang khas.
Tempoyak biasanya dijadikan campuran masakan seperti gulai, sambal, hingga lauk dengan ikan atau petai.
2. Thailand
Namanya, Slsom tam durian. Jika biasanya som tam menggunakan pepaya hijau, versi unik ini menggantinya dengan durian mentah.
Buah durian yang belum matang dipadukan dengan bahan-bahan segar seperti cabai, bawang putih, dan perasan jeruk, kemudian dihancurkan dalam cobek tradisional Thailand.
Hasilnya, salad renyah dengan rasa manis, sedikit pahit, dan sensasi menyegarkan tersaji di depan Anda.
Jangan takut mencoba, karena kombinasi ini menciptakan harmoni rasa yang tidak terduga.
3. Vietnam
Namanya, chè thái. Minuman khas Vietnam ini mirip es campur, tetapi dengan sentuhan durian yang membuatnya lebih istimewa.
Chè thái menggabungkan buah-buahan tropis seperti nangka, lengkeng, dan leci. Semua campuran ini direndam dalam santan manis dan disajikan dengan es.
Penambahan durian memberikan rasa legit yang khas dan aroma kuat yang memikat.
Segelas chè thái sangat cocok dinikmati saat cuaca panas untuk pengalaman segar nan eksotis.