Kitakini.news - Bagi sebagian orang
cuci kurma sebelum dimakan mungkin tidak biasa, pasalnya buah dari Tanah Arab itu biasanya langsung dikonsumsi.
Padahal, melansir berbagai sumber, Selasa (10/3/2026), Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi atau Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menyarankan agar kurma dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan adanya sisa pestisida, bahan kimia, maupun kotoran yang menempel pada permukaan buah.
Namun, proses mencuci kurma juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Jika tidak, kurma justru bisa menyerap terlalu banyak air, lebih cepat rusak, atau bahkan kehilangan sebagian nutrisinya.
Berikut cara mencuci kurma yang benar:
1. Periksa kondisi kurma
Sebelum dicuci, periksa kondisi kurma. Pisahkan kurma yang tampak rusak, terlalu lembek, berjamur, atau memiliki bau asam. Kurma yang sudah rusak sebaiknya tidak dikonsumsi.
2. Gunakan saringan atau colander
Letakkan kurma di dalam saringan sebelum dicuci. Hindari merendam kurma langsung di dalam mangkuk berisi air karena dapat membuatnya terlalu basah dan mudah rusak.
3. Bilas dengan air mengalir
Cuci kurma di bawah air mengalir selama sekitar 10-20 detik. Cara ini membantu membersihkan debu, kotoran, atau partikel yang menempel di permukaannya.
4. Gosok perlahan permukaannya
Saat membilas, gosok perlahan permukaan kurma menggunakan jari untuk membantu menghilangkan debu atau residu.
Hindari menggosok terlalu keras, terutama pada jenis kurma yang lembut atau basah.
5. Rendam sebentar jika diperlukan
Jika kurma dibeli dari pasar terbuka dan kemungkinan sering disentuh banyak orang, kurma dapat direndam sebentar dalam campuran air dan sedikit cuka.
Perendaman cukup dilakukan selama sekitar 30-60 detik, lalu bilas kembali dengan air bersih.
6. Keringkan kurma
Setelah dicuci, kurma perlu dikeringkan agar tidak cepat rusak. Letakkan kurma di atas tisu dapur atau kain bersih, lalu tepuk perlahan hingga airnya terserap.
Kurma juga bisa dibiarkan mengering secara alami selama sekitar 20-40 menit. Proses ini penting karena kurma yang masih lembap lebih rentan berjamur atau mengalami fermentasi.