Kitakini.news - Rendang, makanan olahan
daging sapi yang kaya rempah dari Minang, siapa yang tak kenal?
Saking dikenal dan menyebarnya, rendang bahkan menjelma sesuai daerahnya. Misalnya rendang Melayu, rendang Mandailing, rendang Aceh, rendang Jawa, dan sebagainya.
Melansir berbagai sumber, Jumat (19/6/2026), nama "rendang" berasal dari "randang" pada bahasa Minang. Kata ini merujuk pada teknik memasak lambat yang disebut marandang.
Proses marandang ini membutuhkan waktu lama karena memasak daging menggunakan api kecil.
Biasanya butuh sekitar 6-7 jam hingga daging jadi empuk dan bumbu meresap sempurna.
Nah, karena prosesnya yang lama, pemilihan bagian daging sapi yang tepat sangat penting agar rendang yang dihasilkan enak dan teksturnya pas.
Beerikut ini beberapa bagian tubuh sapi yang direkomendasikan untuk jadi daging rendang:
1. Has dalam (tenderloin)
Meskipun kunci rendang adalah menghindari daging yang terlalu berlemak atau lembut seperti tenderloin, bagian ini tetap bisa digunakan jika menginginkan rasa yang khas.
Has dalam atau tenderloin berasal dari bagian perut sapi dan memiliki sedikit lemak.
Daging ini mengandung banyak serat otot sehingga perlu dimasak lama agar empuk.
Rendang has dalam biasanya memiliki tekstur yang lebih halus dan rasa yang unik.
2. Paha belakang atas (topside)
Bagian sapi yang paling umum digunakan untuk masak rendang, yaitu yang memiliki tekstur keras agar tidak mudah hancur selama proses memasak yang panjang.
Salah satunya, yakni bagian paha belakang atas, yang juga dikenal sebagai topside atau round.
Daging bagian ini cukup padat dan kuat, sehingga cocok untuk dimasak lama tanpa kehilangan tekstur.
3. Paha belakang luar
Selain topside, ada bagian lain yang sering dipakai, yaitu gandik atau paha belakang luar, dikenal juga sebagai eye round.
Daging gandik memiliki tekstur yang padat dengan sedikit lemak, sehingga sangat cocok untuk rendang.
Teksturnya yang kuat membuat daging ini tahan terhadap proses pemasakan lama, sehingga rasa dan kelembutannya tetap terjaga dengan baik.
4. Sengkel
Pilihan lain yang tepat untuk rendang adalah sengkel. Daging ini mengandung banyak kolagen dan tendon yang saat dimasak lama akan menghasilkan tekstur kenyal tetapi tetap lembut.
Karena kandungan kolagen yang tinggi, memasak daging sengkel memang membutuhkan waktu lebih lama dibanding bagian lain. Akan tetapi hasilnya sangat memuaskan.
5. Brisket
Sandung lamur atau brisket merupakan bagian daging sapi yang juga populer untuk rendang.
Potongan ini berasal dari bagian paha belakang dan memiliki banyak serat serta kolagen.
Kandungan lemak di brisket memberikan rasa gurih dan tekstur yang lembut setelah dimasak lama.
Oleh karena itu, bagian ini sangat cocok untuk rendang dengan cita rasa kaya dan empuk sempurna.