Kitakininews.co.id - Tidak semua orang yang berlibur ke
Eropa itu suka keramaian, misalnya ke Perancis, Inggris, Spanyol, atau Italia dan lainnya yang sudah populer sebagai destinasi wisata.
Buat penyuka liburan yang intim dan tenang, tentu saja kondisi tujuan wisata itu kurang cocok hingga mereka mencari negara lain yang lebih sepi tapi tetap menawarkan keindahan khas Eropa.
Melansir berbagai sumber, Senin (6/7/2026), berdasarkan data dari Eurostats, terungkap daftar negara-negara yang paling sedikit dikunjungi di Eropa.
Dalam menentukan peringkatnya, mereka menggunakan data statistik dari jumlah pemesanan akomodasi turis di setiap negara Eropa.
Mereka mengungkap di urutan pertama negara Eropa yang paling sepi turis adalah Liechtenstein.
Negara mungil ini lokasinya di antara Austria dan Swiss, membuatnya memiliki keindahan alam yang luar biasa.
Ibu kota Vaduz merupakan rumah bagi kastil yang ikonik dengan pemandangan Lembah Rhine.
Pesona Liechtenstein juga tak luput dari pegunungan Alpen yang memukau.Tak heran kalau turis dari negara tetangganya sering liburan singkat di Liechtenstein.
Kebanyakan turis yang datang ke Liechtenstein lebih sering menghabiskan waktu satu malam saja jadi, tak banyak turis yang menetap lama di sini.
Pada 2024, hanya tercatat 228.579 malam yang dihabiskan oleh wisatawan dari seluruh akomodasi di negara itu.
Posisi kedua adalah Makedonia Utara. Negara ini memiliki gabungan budaya kekaisaran Ottoman dan Romawi.
Namun Makedonia jarang dilirik wisatawan, padahal salah satu kotanya yaitu Ohrid sudah diakui oleh UNESCO.
Ibu kota Skopje menjadi daya tariknya, dengan ratusan patung menghuni titik-titik di seisi kota.
Pada 2024, Skopje menghitung total pemesanan sebanyak 2 juta malam dari seluruh akomodasi di negara tersebut.
Sementara di urutan perunggu, Luksemburg mengambil tempat sebagai negara Eropa ketiga yang paling sedikit dikunjungi turis. Dihimpit oleh Prancis, Jerman dan Belgia.
Meskipun negara ini menggratiskan seluruh transportasi umum di sana, tetapi tak banyak yang mengunjungi Luksemburg.
Negara ini mencatat ada 3,6 juta malam yang dihabiskan oleh wisatawan pada 2024.