Kitakininews.co.id - Nasi panas, sambal belacan, lalapan, dan
ikan asin goreng adalah menu makan yang sangat menggiurkan. Siapa tidak tergoda?
Namun tunggu dulu, jangan asal santap. Nyatanya ada ikan asin yang berbahaya, yakni yang berformalin.
Melansir berbagai sumber, Senin (20/7/2026), bahaya ikan asin berformalin memang terus menjadi perhatian khlayak.
Pasalnya, formalin merupakan bahan kimia yang dilarang digunakan dalam makanan karena dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari keracunan hingga risiko kanker.
Itulah sebab, sebelum menyantap ikan asin, sebaiknya kenali dulu ciriikan asin yang berformalin agar tidak menyesal di kemudian hari.
Dalam jangka pendek, konsumsi ikan asin yang mengandung formalin dapat memicu berbagai keluhan seperti mual, muntah, sakit perut, diare, hingga pusing.
Yang jelas, ikan asin yang diawetkan dengan formalin memiliki karakteristik berbeda dibandingkan ikan asin yang diproses secara alami melalui penggaraman dan pengeringan.
Berikut beberapa ciri yang perlu diperhatikan:
1. Tekstur terlalu keras
Ikan asin berformalin biasanya terasa sangat kaku dan keras. Bahkan saat ditekan atau direndam air, teksturnya tidak mudah hancur.
2. Aroma tidak amis
Ikan asin normal memiliki bau laut yang khas dan cukup tajam. Sebaliknya, ikan asin berformalin biasanya hampir tidak berbau.
3. Warna lebih cerah
Penampilannya terlihat lebih bersih dan cerah secara tidak wajar dibandingkan ikan asin alami.
4. Kenyal saat dimasak
Ikan asin alami cenderung rapuh saat dikunyah. Namun ikan yang mengandung formalin justru terasa kenyal dan tidak mudah hancur.